Penguasaan arsitektur basis data tingkat produksi: PostgreSQL 16 (Schema-per-tenant isolation, PgBouncer pooling, PostGIS spasial), Redis 7.2 Stack (User session auth cache, Redlock mutex, Streams), MongoDB 7.0 (Polymorphic GPON telemetry), dan Elasticsearch 8.x (Inverted index full-text search).
PostgreSQL 16 adalah Object-Relational Database Management System (ORDBMS) enterprise berdaya tahan tinggi yang mengimplementasikan standar SQL komprehensif dengan integritas ACID penuh, Multi-Version Concurrency Control (MVCC), serta ekstensibilitas tipe data kaya (JSONB, PostGIS, pgvector).
Berfungsi sebagai Single Source of Truth (SSOT) transaksional inti untuk entitas bisnis kritis: data pelanggan ISP, ledger finansial double-entry, serta query spasial coverage optik ODP.
Arsitektur PostgreSQL tingkat produksi dengan PgBouncer pooling di depan Primary Read/Write instance serta streaming replication ke Read Replicas.
Menerbitkan query konkuren tinggi dengan connection-string dinamis.
Membatasi koneksi fisik backend ke PostgreSQL Primary hanya 120-150 proses.
Melayani transaksi ACID, write DDL tenant, dan komputasi spasial PostGIS.
Menangani query reporting berat dan ekspor laporan billing periodik.
Pemisahan data tingkat schema (misal tenant_jkt.subscribers) dalam satu cluster tanpa overhead database sprawl.
Menjembatani lonjakan koneksi konkuren dari worker serverless dan microservices ke PostgreSQL backend.
Mencegah race-condition mutasi saldo dompet pelanggan dengan transaksi Serializable dan pg_advisory_xact_lock.
Sinkronisasi WAL streaming real-time dengan health check otomatis dan promosi replica saat primary crash.
Pola arsitektur dan kapabilitas inti yang diterapkan langsung pada sistem produksi & riset performa
Setiap tenant/cabang ISP memiliki schema terisolasi dalam 1 database cluster, menghindari overhead pemeliharaan puluhan database fisik sekaligus menjaga isolasi data yang aman.
Mengonsolidasikan ribuan koneksi konkuren dari worker API ke pool koneksi backend yang ramping, mencegah lonjakan RAM process fork PostgreSQL.
Query indeks spasial ST_DWithin & ST_Distance (EPSG:4326) untuk menghitung kelayakan coverage radius 350-500m ODP dalam waktu < 2ms.
Menjamin zero-variance saldo saat settlement multi-payment gateway dengan constraint ketat dan isolation level Serializable.
Riset lanjutan arsitektur horizontal sharding terdistribusi berbasis Citus extension untuk pemisahan data berskala multi-terabyte.
Rationale: Menghemat alokasi memori buffer shared RAM PostgreSQL dan mempermudah pemeliharaan schema migration terpusat.
Rationale: Menghindari exhaust koneksi backend saat trafik spike dari ratusan worker API.